Areen & Noi. Powered by Blogger.
RSS

Puasa dan Hormon Pertumbuhan

Sebenarnya nih, saya sedang menunggu saatnya berbuka puasa alias ngabuburit.. Masih beberapa jam lagi, jadi daripada bengong lebih baik write something. Hmmm.. karena lagi puasa jadi nulisnya tentang puasa saja, hehe..

Esensi puasa memang rekreasi rohani, refresh dan recharge jiwa dan keimanan kita. Akan tetapi, siapa bilang puasa tidak bermanfaat untuk kesehatan? Banyak sekali manfaat puasa yang telah terbukti melalui penelitian-penelitian medis. Nah dalam postingan ini, saya khusus ingin menulis tentang puasa dan hormon pertumbuhan.

Hormon pertumbuhan (somatotropin) atau disebut juga Human Growth Hormone (HGH)  adalah hormon yang disekresikan oleh sel somatotroph dalam kelenjar  pituitary yang terletak di otak. Hormon ini memiliki banyak manfaat bagi  tubuh kita, antara lain menstimulasi reprodukai sel, merangsang sintesis protein, merangsang pertumbuhan tulang (terutama tulang pipa) dan otot. Kekurangan hormon ini pada anak-anak-anak akan menyebabkan pertumbuhannya terhambat/kerdil (kretinisme).



Bagaimana puasa meningkatkan sekresi Growth Hormone?
Pada tahun 1986 telah dilakukan riset yang meneliti sekresi HGH pada saat puasa. Mungkin penelitian inilah yang pertama kali membuktikan bahwa pada saat puasa akan terjadi peningkatan sekresi HGH.. Selanjutnya, seorang peneliti di  Leiden University Medical Center di Netherlands (Madelon Buijs) melaporkan bahwa level HGH akan meningkat secara signifikan dalam 13 jam setelah puasa. Penelitian lain yang dilakukan oleh  Hartman, et al. menunjukkan peningkatan HGH sebesar 500% setelah 24 jam puasa!

                                             http://www.zuniv.net/physiology/book/chapter30.html

Kondisi puasa akan merangsang pembentukan HGH untuk meningkatkan pemecahan cadangan lemak (proses ini disebut lipolisis). Lipolisis akan menghasilkan asam lemak bebas dan gliserol, yang kemudian akan dimetabolisme untuk menghasilkan energi.

Sekresi HGH berhubungan terbalik dengan sekresi Ghrelin. Ghrelin adalah hormon yang disekresikan oleh lambung dan pankreas yang menstimulasi rasa lapar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pada saat puasa, HGH akan memberikan feedback negatif terhadap kadar Ghrelin sehingga rasa lapar dapat ditekan.

Pada awalnya, HGH digunakan untuk terapi gangguan pertumbuhan pada anak, akan tetapi kini penggunaannya semakin meluas pada orang dewasa dan geriatri. Memang setelah usia 25 tahun, sekresi HGH akan turun sehingga akan terjadi kelemahan tulang, penurunan kualitas tidur, peningkatan lemak tubuh, terutama di area perut, kulit tampak tua dan penurunan kekuatan fisik. Dengan pemberian HGH diharapkan dapat membantu memperbaiki tubuh, merangsang pertumbuhan otot baru, tulang dan mengisi sel dengan asam amino serta mengurangi efek penuaan.

HGH memiliki fungsi unik, yaitu bersifat anabolik terhadap pembentukan otot dan bersifat katabolik terhadap pembentukan lemak tubuh. Inilah alasan mengapa HGH juga digunakan dalam perbaikan kebugaran tubuh.

Well, ingin sehat dan awet muda? Happy fasting ya.. ;-)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 comments:

R.Adhariyan Islamy said...

artikelnya bagus... makasih infonya mbak...

Hari Yanto said...

Sangat bermanfaat......Thx

abi fuad said...

terima ksih ilmunya

Edward Toney said...

thanks untuk info nya

Miftah Habibi said...

Salutlah buat cewek yang nulis artikel ini. Referensinya keren-keren.

Nasrul Amri said...

kakak bisakah kita bertambah tinggi setelah usia diatas 20 tahun..

Post a Comment