Areen & Noi. Powered by Blogger.
RSS

Ramadan Logbook (Welcoming Ramadan for Kids)

Fasting is a physical and spiritual experince requiring a great deal of preparation. We must start warming up Ramadan at least a month ahead. Because a fast without the spirit is empty of blessing, isn't it? (-;

Especially for our kids, we need something interesting and fun to make them more excited in welcoming Ramadan. For example you can make a lovely banner with colourful balloons at home.


 RAMADAN BANNER



I love this banner design, it's so cute. I printed from a blogsite, patched it on colour papers and hang it on the wall with some balloons. It's free download here. I made another banner by myself with different pattern, check it out here.

RAMADAN LOGBOOK 
I made this Ramadan logbook last year for my kids to welcome the month of blessing. Finally I have time to post it now. ^-^



Logbook ini berisi tabel berisi amalan utama di bulan Ramadan serta kebiasaan positif yang bisa ditanamkan pada anak. Amalan atau kebiasaan yang berhasil dilakukan di hari itu diberikan tanda centang pada kolomnya. Semakin banyak kolom terisi, artinya semakin baik dan insya Allah makin banyak pahalanya.



Puasa bukan berarti tidur sepanjang hari bukan? Ada 15 amalan utama dan kebiasaan positif untuk anak dalam logbook ini:
1. Sahur
2. Healthy Iftar
    Berbuka puasa dengan jenis makanan sehat dan yang disunahkan misalnya kurma.
3. Sholat 5 waktu
4. Tarawih
5. Learn
    Belajar apa saja, misalnya belajar wudhu, belajar sholat, tentang kisah nabi dsb. Mempelari
    pelajaran di sekolah seperti Matematika dan bahasa Inggris juga boleh.
6. Pray
    Berdoa.
7. Qur'an
     Belajar membaca kitab suci, tilawah atau hafalan surah.
8. Help
    Misalnya membantu orang tua, menolong teman dll.
9. Give/Good to Other
    Memberi sesuatu, sedekah atau bersikap baik pada orang lain.
10. Honest
      Jujur, tidak bohong-
11. No Ghibah/Suudzun
      Tidak bergunjing, tidak berprasangka buruk-
12. Clean
      Menjaga kebersihan-
13. No anger
      Tidak marah.
14. No wasting time
      Tidak membuang waktu dengan melakukan sesuatu yang kurang bermanfaat, misalnya terlalu
      lama bermain game.
15. Activity
      Aktivitas fisik seperti bermain dll.

Kebiasaan positif selama bulan Ramadan sebisa mungkin terus dipertahankan meski bulan Ramadan telah berakhir. Namun perlu kita ingat bahwa untuk anak-anak, puasa merupakan tahap belajar dimana proses dan progress dari hari ke hari adalah yang terpenting. Anak sebisa mungkin menjalani proses belajar berpuasa ini dengan menyenangkan, tidak boleh merasa tertekan ataupun terpaksa.

RAMADAN DAILY FASTING CHART



Bintang 1 hingga 30 diwarnai setiap harinya. Misalnya warna hijau menandakan puasa penuh, warna kuning untuk puasa setengah hari dan warna orange untuk puasa beberapa jam. Lamanya puasa disesuaikan dengan tahap belajar puasa anak.




MEMORIZING MOSQUE

Apakah anak Anda sudah bisa membaca surat-surat pendek? Mari mewarnai..





CARD GAME

   
 LABYRINTH

       **********************************

Have falled in love with this super wonderful website:  http://www.kinderimislam.de/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Simplest Tips for Frying Fish

I'm not an expert, just love something smart, simple and practical (baca: malesan). ;-)


Tips goreng ikan tanpa marinasi dan anti lengket di wajan:
1. Siapin bumbunya (campuran garam, koriander bubuk, paprika bubuk, merica bubuk, bawang putih bubuk).
2. Iris dan sayat-sayat ikan. Oles ikan dengan bumbu dan masukkan bumbu dalam sayatan.
3. Gulingkan ikan di tepung tapioka.
4. Goreng dalam minyak panas.
5. Taruh ikan di atas piring berlapis tissue makan untuk menyerap minyak.

 Jadi deh ikan garingnya.. :-)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jedes Kind soll Königskind sein (Setiap Anak Harus Menjadi Pangeran/Putri Raja) - Sebuah dongeng dari Benua Biru

Ini adalah sebuah dongeng dari Deutschland, sebuah negeri yang dalam kehidupan nyata memperlakukan setiap anak dengan penuh kasih sayang, selalu memposisikannya dalam prioritas utama dan menjaganya sebagai harta paling berharga bagi bangsanya. Dongeng ini mungkin akan membuat Anda tersenyum karena menerima pesan positifnya. (。◕‿◕。)

cutevector.com


Pada suatu ketika, hiduplah seorang raja yang memimpin sebuah negeri yang sangat miskin. Tak seorangpun rakyat di negeri itu yang berbahagia. Seluruh rakyat bersedih karena hidup serba kekurangan.

Suatu hari Raja mengumpulkan seluruh rakyatnya untuk memberikan sebuah pengumuman yang sangat penting. Semua orang menunggu dengan tegang dan cemas, apakah gerangan yang akan dikatakan raja mereka.

Raja berkata pada rakyatnya bahwa ia telah menukar salah seorang dari pangeran dan putrinya dengan anak rakyat jelata. Barang siapa yang memperlakukan anak raja dengan buruk, maka akan diberikan hukuman yang sangat berat. Rakyat negeri itu pun takut dengan hukuman berat yang akan dijatuhkan jika mereka memperlakukan anak raja dengan buruk, sementara tak seorangpun tahu yang manakah anak raja mereka.
 
Tahun demi tahun berlalu, anak raja telah tumbuh menjadi dewasa. Raja yang telah beranjak tua menyaksikan negerinya telah berubah. Sebuah negeri yang dulunya miskin dan kotor telah berubah menjadi negeri yang makmur dan elok. Telah dibangun banyak rumah sakit, sekolah dan perpustakaan besar. Semua rakyat bergembira dan hidup berbahagia. 
                            
Dan tahukah mengapa? Karena semua anak di negeri itu telah diperlakukan dengan sangat baik dan penuh kasih sayang, bak pangeran dan putri raja.
                                             
  ********

Percayakah Anda, jika semua anak di suatu negeri diperlakukan dengan baik, penuh respek dan kasih sayang, maka negeri itu akan menjadi sebuah negeri yang makmur?

*Diterjemahkan dari: http://www.das-eselskind.com/2011/07/jedes-kind-sollte-behandelt-werden-wie.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Why Can't We See God?

Already a year after my last blogging! O my God, did I have really no time to write at all? Well, but now I'm back..  ;-)

"Why can't we see God, Mama?" that's my kid's question. I guess it's a common children's question to their parents. Is it your kids' question too?



We found an interesting book in a bookstore last week. Written by a Turkish author who answered his son's questions with a brilliant way.




Unfortunately only available in German translation. I wish the book will be translated in English as it deserves a wider audience.










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tipps für Goethe-Zertifikat B1

Ich bin gerade beschaftigt mit der Vorbereitungen für B1 Prüfung. Eigentlich habe ich nicht viel Zeit, möchte ich aber ein bisschen hier schreiben. ;-)

Ich habe noch ein paar Tage zum Prüfung. Ich hoffe, ich konnte bei der Prüfung sehr gut bestanden. Gott sei Dank habe ich eine sehr nette Deutschlehrerin. Ich finde dass sie sehr intelligent ist. Sie hat keine besondere Tipps zu hier schreiben, aber sie hat mir sehr viele Ideen gegeben zu hier verteilen.

Brauchst du Tipps für B1 Prüfung (TELC oder Goethe) wie ich?
1. Zuerst müssen wir B1 Buch von Hueber fertig gelernt haben.
2. Danach brauchen wir genugen Übungen.
    Es gibt eines gutes Buch: Fits fürs Zertifikat B1, das konnte uns helfen. Wenn möchten wir kostenlossen
Übungen, können wir aus diesen links bekommen. Mit oder ohne Lösungen.
http://bfu.goethe.de/b1_04/lesen.php
http://www.goethe.de/lrn/pro/zd-online/data/LV_frame.htm
http://www.klett-langenscheidt.de/_downloads/lupo/47248_BPN_Testheft3_Modelltest-ZD-B1.pdf
http://www.klett-langenscheidt.de/_downloads/lupo/47237_online_test.pdf
http://www.hueber.de/sixcms/media.php/36/Zertifikat%20Deutsch_Modelltest_Hueber.pdf
http://www.sprachcaffe-duesseldorf.de/_downloads/certificates/telc/pdf/telc-deutsch-b1-zd-uebungstest.pdf
http://cnc.umcs.lublin.pl/storage/telc/niem/telc_deutsch_b1_zd_modelltets_1.pdf
http://www.goethe.de/lhr/pro/daz/dfz/Modellsatz_Jugendintegrationskurs.pdf
http://www.goethe.de/lrn/prf/pro/ZD_Kandidatenbl_UES05.pdf

3. Wie wir aus Modelltest ersehen können, die Prüfung stehen aus Schriftliche (Hören, Lesen und Schreiben) und Mündliche Prüfung (drei Teilen). Wenn wir brauchen noch Übungen beim Brief Shreiben oder Sprechen, gibt es Bücher, die können uns helfen: Einfach Sprechen und Einfach Schreiben A2-B1 von Klett. Da hier können wir nur die Lösungen auf dem Buch bekommen.

http://www2.klett.de/sixcms/media.php/10/A08029-67623001_Einfach_sprechen_Loesungen_EB.pdf
http://www2.klett.de/sixcms/media.php/10/676231_Einfach_schreiben_Loesungen_EB.pdf

Es steht aber doch viele Beispielen Briefen oder vorkommen Gespräch über einen Thema. Wir schaffen vielleicht das schon, oder? :-D

Naja, diese sind alles Tipps von mir. Viel Erfolg!!





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Unregelmäßige Verben

Belajar bahasa Jerman bagi saya adalah sesuatu yang sangat menjengkelkan menggemaskan. Yaah, so far saya merasa cukup terpaksa bersemangat melakukannya. Dan hari ini ada ujian menghafal Unregelmäßige Verben. Ada 120 Verben yang harus dihafalkan. Permasalahannya adalah yang namanya Unregelmäßige Verben ya memang unregelmäßig alias tidak beraturan. Hafalan mati seperti ini betul-betul sesuatu yang making no sense buat saya. Terlebih saya belum familiar dengan banyak kosakata dalam bahasa jerman ;-(.. Soooo boring, langweiliggg..

Dan akhirnya saat ujian pun tiba.. 
Tetapi alhamdulillah semua bisa terlewati dengan baik. Saya mendapatkan nilai 32/32 alias 100! Deutschlehrehrin menuliskan "SUPER!!!" di lembar jawaban saya. Hurrayyy..  :-) :-)

Untuk berbagi rasa bahagia, maka kali ini saya akan membagikan tips kecil untuk menghafal Unregelmäßige Verben. :-D

Meskipun namanya Unregelmäßige Verben, saya tetap 'maksa' mengelompokkan dalam beberapa kelompok Verben berdasarkan pola perubahan dari bentuk kata kerja Präsens ke Präteritum dan Perfekt untuk mempermudah menghafal.
1. Perubahan menjadi a-o
    Misalnya:
    befehlen - befahl- hat befohlen
    beginn - bagann - hat begonnen
    brechen - brach - hat gebrochen

2. Perubahan menjadi a- e
    Misalnya:
    bitten - bat - hat gebeten
    genesen - genas - ist genesen
    geschehen - geschah - ist geschehen

3. Perubahan menjadi te-t
    Misalnya:
    brennen - brannte - hat gebrant
    nennen - nannte - hat genannt
    sollen -  solte - hat gesolt

4. Perubahan -ie
    Misalnya:
    bleiben - blieb- ist geblieben
    laufen - lief- ist  gelaufen
    steigen - stieg - ist gestiegen


3. Perubahan menjadi i/o dan präteritum~perfekt   (~mirip)
    Misalnya:
    beißen - biss- hat gebissen
    greifen - griff - hat gegriffen
    leiden - litt - gelitten

   saugen - sog - hat gesogen
   verlieren - verlor - hat verloren
   wiegen - wog - hat gewogen

6. Perubahan ing-ang atau ang-ung
    Misalnya:
    fangen - fing - hat gefangen
    gehen - ging - ist gegangen
    hangen - hing - hat gehangen

   springen - sprang - hat gesprungen
   singen - sang - hat gesungen
   trinken - trank - hat getrunken

7. Perubahan u-a atau a-u
    Misalnya:
    fahren - fuhr - ist  gefahren
    laden - lud- hat geladen
    finden- fand - hat gefunden
     
     
  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Normalkah Perkembangan Anak Saya?

Suatu hari teman saya bertanya,"Apakah anakku mengalami Speech Delay? Umurnya sudah 11 1/2 bulan tetapi baru bisa mengucapkan satu-dua kata."

Oke, kalau begitu mari kita menjawab dengan tes Denver II. Denver II adalah revisi dari Denver Development Screening Test (DDST) yang merupakan salah satu metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Pada alat skrining ini terdapat 4 sektor perkembangan yang dinilai, yaitu:
1. Personal Sosial (Perilaku sosial)
2. Fine Motor Adaptive (Gerakan motorik halus)
3. Language (Bahasa)
4. Gross Motor (Gerakan Motorik Kasar)

Gambar di bawah adalah contoh penilaian pada lembar skrining Denver II. Pada garis horizontal di bagian atas terdapat skala usia, sedangkan garis vertikal disebelah kiri terdapat empat sektor perkembangan yang akan dinilai. Kali ini yang saya nilai adalah perkembangan sektor bahasa pada seorang anak yang berusia 11 bulan 2 minggu.

Setelah menghitung usia, kita buat garis vertikal dari titik usia ke bawah yang memotong kotak-kotak persegi panjang yang mewakili tugas-tugas perkembangan sesuai usia.




Di area sektor bahasa, pada kotak tugas perkembangan (misalnya meniru bunyi kata-kata, menyebut mama papa spesifik dll), saya menuliskan huruf berwarna biru dan merah P, F dan C.
                                P = passed
                                C = caution
                                F = failed.

Penilaian dengan metode ini sebetulnya tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan waktu lama. Cara menggunakan dan interpretasi hasil pemeriksaan dengan metode Denver II ini, bisa kita pelajari dalam manual Denver II.

Download Manual Denver II 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS